Waktu Kehilanganmu
Sekeping Hatiku Hilang
Jawabku
Akupun begitu
Waktu tak bisa lagi berbicara denganmu
Hatiku Berlubang
Jawabku
Akupun sama demikian
Waktu aku tau tak bisa lagi bercanda denganmu
Aku tak bisa lagi berpikir
Asaku punah seketika
semua anganku sirna
semua tentangmu mendadak hampa
Waktu aku yakin tak mungkin bisa menyentuhmu
Rasanya jiwaku hilang separuh
Sampai menangispun aku tak mampu
Jawabku
Tak satu incipun perasaanku berbeda dengan apa yang kamu rasakan
Waktu aku tau tak mungkin melihatmu lagui
Aku bercanda dengan diriku
Mungkinkah waktu tega mempermainkanku
Kini aku yang bertanya
Ketika nanti kita bertemu lagi
Apa yang akan kau lakukan denganku?
Bercandakah kau denganku
Atau bahkan mentapkupun kau segan?
Ketika nanti kita bertatap muka lagi
Sadarkah kau, kita sebenarnya saling melukai?
Atau memang kau ingin tenggelam dalam norma kepura-puraanmu?
Bila nanti waktu ramah memperlakukan kita lagi
Apa yang akan kau katakan padaku?
Apa kau cukup mempunyai kumpulan kata-kata yang menyenangkan
yang seperti biasa kudengar?
Ketika nanti waktu dengan ramah menyapa kita lagi
sanggupkah kau membuat tangisku tak ada lagi?
Karena
sampai detik ini
air mataku tak pernah bisa berhenti..
Anggia Masih Luka
2010 April 7
Tidak ada komentar :
Posting Komentar