Yes, you could be my Unintended....
Yes, I should come over you as soon as I can..
I am promise I will babe..
But I am busy mending broken pieces of the life I had before...
Mungkin seharusnya kamu sama sekali tidak berhak mendapatkan sisa hatiku seperti ini..
Harusnya Kamu Mendapatkan apa yang seharusnya utuh kamu dapatkan...
Sebagian besar hatiku sudah jauh menghilang jauh sebelum kamu datang.
Di saat aku sudah dalam batas kesabaranku menunggu apakah memang Tuhan itu betul menjodohkan manusia berpasang-pasangan..
Di ambang batas kemampuan otakku untuk mencerna jawaban-jawaban tak masuk akal atas semua pertanyaan-pertanyaanku yang kata orang seperti kurang iman..
Meskipun datangnya kamu...
Ternyata..
Jauh...jauh sekali dari apa yang kuharapkan
Dari yang kubayangkan selama ini tentang apa itu sosok laki-laki sejati..
Dari yang kubayangkan selama ini tentang apa itu sosok laki-laki sejati..
Aku tidak percaya kebetulan sayang....
Aku percaya semua sudah diatur...
Dan Kamu....
Kamu datang dengan seluruh kepolosan, keluguan dan sifatmu yang kekanak-kanakan..
Kamu adalah jawaban mutlak dan pelajaran mutlak yang nyaris dilemparkan Tuhan langsung ke hadapanku ke wajahku...siang itu
Hanya selang satu hari setelah aku berdoa meminta kejelasan pada Tuhan mau dibawa kemana hidupku,
Aku katakan pada diriku, Aku bisa saja meninggalkanmu dan ceritaku akan berlanjut....
atau Aku memilih kamu dan disinilah kita..
Ya sayang...kamu memang my unintended...
Kedatanganmu antara kuinginkan karena Aku kelelahan
Tapi juga tidak kuinginkan karena kamu jauh dari yang kuharapkan
Tapi sayang..
Mencintai dan Menyayangimu saat ini sama sekali tidak membuatku menyesal...
Mencintai dan Menyayangimu detik ini bahkan membuatku menangis..
Bukan karena sakit seperti aku dulu menangisi semua laki-laki bajingan yang hanya selewatan dalam hidupku..
Menangisku kali ini karena aku harus menerima kamu dengan seluruh kekuranganmu tapi ternyata aku ikhlas...
Karena sungguh...kamu benar-benar manifestasi dari semua sifat laki-laki yang sesungguhnya tidak kuinginkan....tapi ternyata harus kudapatkan...
Karena Kamu adalah pelajaran dan jalan bagiku untuk menjadikanku manusia lebih di mata Tuhan..
Bukan sekedar obat untuk sayatan hatiku
Kepolosan dan keluguan pribadimu yang kekanak-kanakan menjernihkan kekalutanku.
Kelemahanmu justru membuatku semakin kuat menjalani hidup
Kesederhanaan berpikirmu mengendurkan syaraf berpikirku yang tegang...
Apa yang kurang padamu itu kelebihanku...
Jadi sayang..bertahanlah..
Maybe now I am still busy mending broken pieces life I had before
I ll be there..as soon as I can..
Tidak ada komentar :
Posting Komentar