Jumat, Oktober 3

Haji Backpacker, Film yang benar-benar RELIGI ...


Tidak mengandung Spoiler. Aman untuk Dibaca :)

2 hari sebelum Idul Adha 2014...

Kemarin nonton Haji Backpacker dan pengen greget nulis reviewnya. Padahal blog ini campur campur dan sesuai dengan taglinenya segala yang tiba tiba terpikir dan juga segala yang tiba-tiba pengen kuposting. Mulai dari curhat, jualan sampai nulis review film semua ada disini.

Well, waktu liat the expendable, suamiku udah bilang pengen nonton Haji Backpacker waktu liat iklannya. Dalam hatiku baguslah, biar sekalian menggerakkan hatinya supaya sholat lebih rajin. (walau ternyata enggak juga:(

Aku sendiri berpendapat bahwa nonton film Indonesia itu kalau enggak bener bener bagus mendingan nunggu di TV aja. Kecuali yang bener-bener bermutu. Kalau capaek capek ke XXI cuman buat buang duit liat Dewi Persik Mandi ihh...amit amit..

Nah, jadi ceritanya kemarin tuh kita liat di Pejaten Village yang pertunjukan pertama pula. Sepiii deh, maklum pertunjukan jam 12.45 , di saat orang pada kerja kita nonton...kami sednag libur kerja. Anyway...Film ini, entah lebih dulu novelnya atau sebaliknya, intinya HB ini terdiri dari Novel dan Film. Berfokus dari awal sampai detik terakhir pada sang tokoh Utama yaitu Mada, diperankan #AbimanaAryasatya . .

Kenapa kubilang fokus pada tokoh utama Mada dari awal sampai akhir karena tidak ada satu scene pun tanpa ada wajah Mada. Untungnya selain lumayan tidak gengges untuk dilihat, aktingnya IMHO lumayan bagus. Penggambaran karakter Mada yang pada intinya adalah spiritual journey  dan dialog dialognya tentang upaya memahami agama dan Tuhan itu wajar dan tidak dibuat-buat atau hiperbola.

Dan juga menurutku film HB adalah film yang benar-benar Religi. Religi menurutku ya film ini. Pencarian seorang manusia akan Tuhannya. Pemahaman paling privasi dari seorang manusia tentang Tuhannya. Film religi jelas bukan film yang membodohi penontonnya dengan judul terduduk dalam kubur, atau kuburan sempit karena semasa hidup pelit dsb.

So, melihat HB kemarin bagiku cukup menyentuh. Terlepas dari beberapa miss dari sutradaranya seperti adegan makan dengan tangan kiri, hehe....maaf..sekali lagi ini bukan SARA, tapi muslim tau bahwa sama sekali dilarang makan dengan tangan kiri. Dan fatalnya itu dilakukan oleh pemeran utama pula. Kemudian juga plot cerita yang tidak terlalu detail dalam menggambarkan tokoh-tokohnya , tapi toh dijalin apik dalam shoot maju mundur (flash back).

Anyway secara keseluruhan, intinya dari tokoh Mada itu adalah Pertanyaan2, pertentangan, pembuktian-pembuktian yang semuanya bermuara pada satu hal, hubungan pribadi manusia dengan Tuhannya.


Happy Watching ya! no spoiler kan??

Selasa, September 23

Camilla Dress

Camilla Dress: Aku selalu seneng dress model gini.. Kamu gimana



Find this cool stuff here: http://zocko.it/LDuqw

Selasa, April 15

Me and My Unintended


Yes, you could be my Unintended....
Yes, I should come over you as soon as I can..
I am promise I will babe..
But I am busy mending broken pieces of the life I had before...

Mungkin seharusnya kamu sama sekali tidak berhak mendapatkan sisa hatiku seperti ini..
Harusnya Kamu Mendapatkan apa yang seharusnya utuh kamu dapatkan...

Sebagian besar hatiku sudah jauh menghilang jauh sebelum kamu datang.
Di saat aku sudah dalam batas kesabaranku menunggu apakah memang Tuhan itu betul menjodohkan manusia berpasang-pasangan..

Di ambang batas kemampuan otakku untuk mencerna jawaban-jawaban tak masuk akal atas semua pertanyaan-pertanyaanku yang kata orang seperti kurang iman..

Meskipun datangnya kamu...

Ternyata..

Jauh...jauh sekali dari apa yang kuharapkan 

Dari yang kubayangkan selama ini tentang apa itu sosok laki-laki sejati..

Aku tidak percaya kebetulan sayang....

Aku percaya semua sudah diatur...

Dan Kamu....

Kamu datang dengan seluruh kepolosan, keluguan dan sifatmu yang kekanak-kanakan..

Kamu adalah jawaban mutlak dan pelajaran mutlak yang nyaris dilemparkan Tuhan langsung ke hadapanku ke wajahku...siang itu

Hanya selang satu hari setelah aku berdoa meminta kejelasan pada Tuhan mau dibawa kemana hidupku,

Aku katakan pada diriku, Aku bisa saja meninggalkanmu dan ceritaku akan berlanjut....

atau Aku memilih kamu dan disinilah kita..

Ya sayang...kamu memang my unintended...

Kedatanganmu antara kuinginkan karena Aku kelelahan 

Tapi juga tidak kuinginkan karena kamu jauh dari yang kuharapkan

Tapi sayang..

Mencintai dan Menyayangimu saat ini sama sekali tidak membuatku menyesal...

Mencintai dan Menyayangimu detik ini bahkan membuatku menangis..

Bukan karena sakit seperti aku dulu menangisi semua laki-laki bajingan yang hanya selewatan dalam hidupku..

Menangisku kali ini karena aku harus menerima kamu dengan seluruh kekuranganmu tapi ternyata aku ikhlas...

Karena sungguh...kamu benar-benar manifestasi dari semua sifat laki-laki yang sesungguhnya tidak kuinginkan....tapi ternyata harus kudapatkan...

Karena Kamu adalah pelajaran dan jalan bagiku untuk menjadikanku manusia lebih di mata Tuhan..

Bukan sekedar obat untuk sayatan hatiku 

Kepolosan dan keluguan pribadimu yang kekanak-kanakan menjernihkan kekalutanku.

Kelemahanmu justru membuatku semakin kuat menjalani hidup

Kesederhanaan berpikirmu mengendurkan syaraf berpikirku yang tegang...

Apa yang kurang padamu itu kelebihanku...


Jadi sayang..bertahanlah..

Maybe now I am still busy mending broken pieces life I had before

I ll be there..as soon as I can..