Minggu, Maret 31







I walked across an empty land
I knew the pathway like the back of my hand
I felt the earth beneath my feet
Sat by the river and it made me complete

Oh simple thing where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

I came across a fallen tree
I felt the branches of it looking at me
Is this the place we used to love?
Is this the place that I've been dreaming of?

Oh simple thing where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

And if you have a minute why don't we go
Talk about it somewhere only we know?
This could be the end of everything
So why don't we go
Somewhere only we know?
Somewhere only we know?

Oh simple thing where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

And if you have a minute why don't we go
Talk about it somewhere only we know?
This could be the end of everything
So why don't we go?
So why don't we go?

Ah-ah-ah
Ah-ah-ah

This could be the end of everything
So why don't we go
Somewhere only we know?
Somewhere only we know?
Somewhere only we know?

Rabu, Maret 20

Mengintip Hidup Manusia dari Sosial Media




Dari mulai...

Para TKI dan TKW yang mungkin sedang bosan
sedang kangen dan senang, 
sedang  jatuh cinta dan rindu kampung halamannya yang indah di Jawa Barat..

Yang kemudian...


Mengunggah lagu Doel Sumbang di You Tube dengan latar belakang foto narsisnya di lampu-lampu kota Hongkong, Besar dan kakunya pabrik di Korea, atau agak kerenan sedikit berfoto di Kapal Pesiar di Miami Florida, AS.

Sampai...ke

Artis yang rame-rame ber-Harlem Shake yang boomingnya tidak bertahan lama dan kata Dosenku mirip tarian senterewe di Jawa Timur....

Ah...berjuta cerita yang terlihat dari social media
Tak mungkin juga kuceritakan semua disini
Dan sudah banyak pula yang menulisnya bukan?
Betapa sekarang banyak orang menTuhankan Social Media
Menganggap Google segalanya
Menganggap Facebook bagai pintu kemana saja
Darinya hati kita dapat jungkir balik bertemu cinta lama
Menjadi orang ketiga yang tidak pada tempatnya
Bahagia yang absurd karena cinta lama bersemi kembali
Dan, akhirnya sakit hati..

Sosial Media oh Sosial Media....

Dan aku mendapatkan nafkah dari Allah melalui sosial media :)





Kamis, Maret 14

Doa Pengobral Dosa


Apakah esok hari anak -anakku dapat makan...
Oh Tuhan beri setetes rezeki..
Dalam hati yang bimbang berdoa, 
beri terang jalan anak hamba
Kabulkanlah Tuhan...

Kubayangkan lagu ini tentang : 

Seorang 

Wanita Tuna Susila yang tarifnya antara 50-100 ribu semalam. 

Perempuan yang menjajakan nafsu berbungkus senyum manis dari bibir bergincu murah yang membuat bibir hitam dan mengelupas...

Dengan rokok jarum super di ujung bibir dengan bau asap nya yang khas. 

Perempuan penjaja nafsu berlogat dusun namun menyamarkannya dengan balutan baju ketat dengan tulisan mengkilap di bagian dada...

Perempuan yang kuat berdiri berjam-jam menunggu tamunya datang. 


Tamu yang berwujud...


Lelaki tak beruang cukup tebal untuk menyalurkan nafsu dengan menyebutnya sebagai " Kekasih Gelap" seperti yang sering dilakukan orang kantoran...

atau...

Lelaki yang kerjanya kira-kira sopir truk antar kota dengan kaos singlet putih kusam dan handuk di kalungkan di lehernya...

atau

Lelaki bertato besar yang bentuknya kampungan. Yang dibuat dengan jarum suntik yang mungkin telah menyebarkan HIV karena dipakai beramai ramai di pasar malam dan hiburan..





Rabu, Maret 13

Ayahku, Lagu dan Selera Musikku




Mendengarkan lagu Bang Iwan Fals itu mengingatkanku pada almarhum ayahku, satu satunya laki laki yang tidak pernah menyakitiku di dunia- ketika ia memutarnya dari CD  yang dibelinya di toko bekas. Kebiasaan almarhum ayahku memang berjalan-jalan di toko bekas atau loak. Biasanya ia jongkok disana berjam-jam. Dan pulang ke rumah dengan wajah bahagia sekali. Mmebawa setumpuk kaset bekas dari jaman entah kapan, CD, alat-alat pertukangan dan entah apa lagi..

Ayahku orangnya sederhana. Ia adalah jenis orang yang tidak pernah mengeluh dan senang dengan dunianya sendiri tapi bukannya autis (menurun padaku).....

Mendengarkan lagu Iwan Fals itu bisa seketika kontan mencabik cabik perasaanku. Seperti naik roller coaster di taman hiburan. Bisa melambungkan dan menghempaskan pikiran dan hati kemana mana.

Saat ini kebetulan, mengalun di telinga berandal malam di bangku terminal yang liriknya begini:

Sebentar lagi pagi kan datang
Walau bulan malas untuk pulang
Di bangku terminal benakmu pertanda
gelisah seorang merasa terbuang

Sedetik ingatnya, seribu angannnya
dambakan malam terus berbintang
dibawah sadarnya nasib bercerita
hangatnya surya para neraka..


Sampai kapan kau akan bertahan
dicaci langit tak sanggup menjerit
Hitam awan pasrah kau jilati
Kusam kau dekap dengan muak kau lelap
pagi yang hingar dengan sadar engkau gentar

Jangan jangan pagi kau hadirkan biarkan malam terus berjalan
Jangan jangan mentari kau terbitkan
Jangan jangan pagi kau datangkan 
Kumohon dan aku harapkan 
Jangan jangan mentari kau terbitkan...

Dengarlah Tuhan apa yang dibisikan berandal malam di bangku terminal


Ayahku senang dengan hampir semua genre musik, mungkin bisa dibilang ia penggemar semua jenis lagu. Sungguh. Kecuali metal hehe...

Serius...keroncong dan dangdut pun ia dengarkan kalau ia rasa itu enak
Ayahku orang yang paling tidak munafik sedunia


Jadi semua jenis/genre musik ia suka...dan wawasan musiknya pun luas. Maklum penyiar...Ia mantan penyiar radio, bahkan menjelang meninggalnya pun beberapa waktu sebelumnya ia masih siaran, suaranya enak sekali. Microphonis kalau orang bilang...

Jadi dari tahun ke tahun aku hidup didunia ini, dari mulai kecil remaja hingga setua ini, telingaku terbiasa mendengar semua jenis musik. 

Setiap pagi Ayahku selalu menyetel musik, dan ia putar dengan volume yang keras. Kadang deg degan juga takut tetangga ada yang protes. Tapi alhamdulilah tidak. 

Lagu yang sering kudengar selain Iwan Fals sudah pasti lagu dari generasi Ayahku...tahun 60 han-70 han, 80-han, 90-han semua kudengar..

Sayangnya 90 ke atas ,,,,Hmmm,...tidak hahahaha,,,Mungkin telinga Ayahku yang peka bisa menilai kalau genre musik yang mulai hadir tahun 90 han ke atas sangat komersil dan disharmonis...

Jadi, tak salah jika seleraku berhenti di tahun 90 han itu...

Mengerti aku sekarang kenapa aku sering dibilang selera jadul...

Kenapa aku sering bingung di tengah gempuran R n B, Tecno, bahkan dangdut koplo hahahahah...aku tetap merasa elegan dengan selera musik yang masih harmonis dan kaya serta masih murni tak terlalu terpengaruh kepentingan penjualan, rating, bajakan dan segala tetek bengek industri...

Di saat orang setiap hari up date status BBM dan Facebook listening to Rihanna, Katie Perry dan whatsoever aku dengan cueknya timbul tenggelam rasaku dengan Jet Audio di telingaku yang mengalun syahdu harmonisasi dari lagu lagu the beatles sampai Ebiet G Ade, Gombloh bahkan sampai Andi William-pun aku suka

Mungkin karena ayahku...Ayahku penggemar musik sejati...

Dan bukannya aku tidak suka Peterpan...Noah, atau era band alai jaman sekarang....

Kadang masih kudengar kalau aku lagi galau dangdut hahahahaha.


Tapi yang sungguh tak pernah pudar adalah....

Iwan Fals dan lirik sejatinya...

Seperti yang sering di siulkan ayahku setiap pagi

Setelah sholat shubuh dan menungguku berangkat sekolah...



Selasa, Maret 5

Seperti Selebriti Dunia, Akupun "Benci" Internet

Wah, mungkin aku adalah satu satunya anak/orang/generasi jaman sekarang yang malah kepengen kembali ke jaman dulu, bukan jaman batu sich. Tapi seenggaknya kembali ke jaman normal lagi lah. Macam 80 han or 90 han gitu. Dimana dunia belum sekecil sekarang dan tidak berada dalam satu klik dan selebar mouse.

Saat ini, detik ini sambil buang air pun kita bisa tau berita seleb dunia di belahan sana yang sedang nerima Oscar atau pemimpin politik di timur tengah tertembak dsb.

Mungkin kalau ada yang nyasar ke blog ini akan bilang dengan simple kalau gw orang yang susah move on. Orang sudah ke iphone dan pergi ke bulan, gw masih aja seneng nulis diary dan ngurung diri di kamar.

Hmm...ternyata dengan semua kemoderenan dunia ini, bukan gw aja yang kadang mikir, apa jadinya kalau internet tidak pernah ada di dunia ini? Eh, ternyata juga, para seleb dunia bahkan membencinya. 

Diambil dari berita detik.com hari Ini Sumbernya

Selebritas dunia ini rupanya benci internet, mungkin enggak persisi sama frame pikiran benci mereka dengan frame di otak ku , tapi setidaknya sama, bahwa internet membuat kita ini seperti hidup dalam aquarium. Tranparan sekali. Bahkan Mention di Tweeter tidak di RT, sms tidak di bales, Di PING BBM tidak dibales, atau email masuk spam, bisa menimbulkan pertengkaran, permusuhan, prasangka. Padahal mungkin kita sedang tidur atau buang air.. Bahkan makan apa pun sekarang, dari mulai jengkol sampai tepanyaki misalnya, sedunia bisa tau saat itu juga. Bisa loh...kalau orang lagi browsing terus nyasar ke blog kita pas kita lagi aplod makan jengkol gimana? ayoooo...kaya gw kemarin nyasar ke portal berita yang membuat gw tau akhirnya ada selebritas se-ganteng itu yang kalau di TV suka berperans ebagai banci sukanya makan jengkol. Engga ada salahnya sich makan jengkol, tapi ya ilfil aja, perasaan berarti bau aja dia kalau ngomong...EWWWW...


Oke well, ini Seleb dunia itu :

1. Keira Knightley


"Aku benci dengan internet. Aku merasa internet membuat dehumanisasi di mana kita secara konstan mengecek email atau jejaring sosial," kata dia.

2. Megan Fox

Beberapa dari kamu mungkin tahu bahwa akun Twitterku sudah ditutup. Aku kira tahun 2013 ini akan menjadi tahun di mana aku bersinar di jejaring sosial, namun rupanya aku membencinya," kata si sexy dari Transformer ini. 

3. George Clooney


Ini orang makin tua makin ganteng dan makin jadi ya. Sexiest as same as Richard Gere for me. Gini dia bilang : "Aku lebih memilih organ intimku diperiksa dalam siaran langsung televisi ketimbang memiliki sebuah halaman Facebook,"

4. Ralph Fiennes 


Kata pemeran Voldy a.k.a Lord Voldermort ini, eh btw, dia itu beneran good actor loh, betapa handsome dan charming nya dia di Maid in Manhattan, tapi di Harry Potter begitu dingin dan menyeramkan. But eniwei, ini kata dia : "Bahasa modern dirusak antara lain oleh Twitter. Ekspresi dan kemudahan kita memahami kata menjadi lemah sehingga kalimat dengan lebih dari satu klausa menjadi masalah bagi kita," sebutnya.

5. Winona Ryder



Berhubung gw engga tau banyak tentang filmnya, yang inget adalah dia pernah jadi pacarnya Jhonny Depp dan dia pernah maen di Little Woman, dimana film ini pas jaman gw muda dulu pernah mau diajak nonton mantan pacar yang malah ngga jadi karena ga berani.Hiks..halah sudahlah. Hmm..langsung ngutip dari detik.com, katanya Winona secara khusus tidak menyukai Google. Dia tidak senang dengan limpahan informasi yang begitu mudah didapatkan melalui Google. Dia bilang : "Google sangatlah menakutkan bagiku. Aku rasa kita hanya satu klik saja jauhnya jika ingin bergabung dengan Al Qaeda. Itulah ketakutanku"

6. Daniel Craig



Eh ya, Bapak satu ini badannya bagus, perutnya six pack, alias rata. Dan gw belum suka banget sebelum gw liat dia di Skyfall. Ternyata dia itu bagi gw adalah, James Bond yang paling humanis. Paing membumi. Mungkin karena di tangan sutradara Christopher Nolan jadinya engga kaya James Bond lain yang terlalu ngayal dan komik. Oya, dia bilang gini:  Apakah relevansi menulis sarapan kita untuk orang lain? Kita seharusnya berkumpul saja di klub dan minum-minum bersama," katanya suatu ketika.

7. Kristen Stewart


Si wanita yang beruntung karena dicintai vampir dan srigala dan ternyata kurang ajar udah dapet cowok cakep eh malah selingkuh ama yang lebih ganteng heheh (personaly gw ga suka Rob Pattinson, karena bagi gw dia gantengnya cuma waktu jadi Edward doank) dan Rupert si selingkuhannya Stewart emang lebih cool and mature. Ternyata Stewart ini benci internet sodara sodara, tapi yang intinya kebencian dia karena internet semacam paparazy. Dia bilang : "Twitter menggangguku setiap hari. Orang-orang muncul karena ingin menulis mereka duduk di dekat Kristen Stewart. Aku melihat orang memegangi ponselnya dan aku ingin melempar mereka dengan benda itu. Seperti ingin berkata lepaskan ponsel itu dan jalani hidupmu," tuturnya.

Well ya itu semua rangkuman dan re-write dari berita yang kubaca hari ini. Sebenernya baru dibahas hari ini aja sich sama detik. Dari dulu padahal udah kepikiran ama gw, gimana gitu seandainya dunia ini kembali tanpa internet? Kembali ke tahun 80-90 dulu :

Dan...

merindukan lagi saat berlarian menuju pintu menyambut motor pak pos yang berwarna oranye berdebar debar membuka surat cinta dari seseorang.

Atau

Berlarian menuju telepon koin dan mengantri, begitu denger suara pacar leganya luar biasa. Engga kaya sekarang begitu mudahnya sampai sekalinya enggak dibales pikiran kita sudah luar biasa buruknya.

Atau

Saat nulis Diary menjadi tumpahan pelarian luar biasa dari perasaan hati. Saat sakit hati atau jatuh cinta dengan kakak kelas di sekolah.

Atau

Saat menonton tayangan sinetron keluarga cemara dari TV swasta yang menyejukkan, atau sesekali sinetron dari Ram Punjabi yang belum stripping dan menjiplak Korea kaya sekarang.


Sigh...begitu banyaknya harga yang harus kita bayar...demi

Kemoderenan VS Kedamaian Diri


Tapi sekali lagi ini hanya persepsi, karena bagi kaum hedonis, ya kemoderenan ini adalah Surga :) 




Senin, Maret 4

7 Soundtrack Film Drama, Comedy, Love1990-an

Jadi ini hari senin. Tapi untuk menjaga mood hari senin yang identik dengan begitu banyaknya pekerjaan dan begitu cepatnya waktu berputar, apa sich!, yah harus menulis new post. Bikin tulisan baru. 

Nah untuk tulisan baru yang sekarang pengen nulis tentang soundtrack film yang genre-nya drama yang romantis romantis gimanaaa gitu atau yang lucu. Yang pasti sich film yang gw suka hihihihih..Lah itu yang inget mau gimana. Jadi kalau misalnya ini soundtrack yang kebetulan engga dikenal atau engga terlalu dikenal ya maap...tpi gw suka soalnya ya gw masukin disini yakkkk..

Okeh dimulai dengan soundtrack dari film yang gw sukaaaaaaaa banget sampe detik ini di tengah gempuran film baru, HBO, FOX Premium and bla bla bla, gw tetep masih suka muter ini film either di laptop or di DVD gw :

1. Pretty Woman- Is Must Have Been Love di film ini Julia Roberts dapet Golden Globe dan masuk nominasi Oscar tapi engga menang. Bukan soal menang ga menangnya tapi luar biasa gw suka dari film ini karena apa ya, ini film inspiring banget, berasa romantis abis. Berasa kalau if you keep believe in your dream, that is will come true. Kaya yang diteriakin gelandangan di film Pretty Woman ini di awal dan akhir cerita, dia bilang " Welcome to Hollywood, the land of the dream, some dream come true, some not " hehehe. So, impian yang nggak terbayang jadi nyata akhirnya terpampang nyata. Vivian Ward, peran yang dimainkan Julia Roberts, tentang seorang hooker karena kepaksa ya, akhirnya malah jadi istri dari milyuner muda yang super duper tampan even sampai saat ini, diperankan sama siapa lagi kalau bukan hot sexiest man in this century, Richard Gere. Soundtrack yang bikin nangis ini :



2. Sister Act, I Will Follow Him acting super lucu and gila dari Whoopi Goldberg ini asli bikin gw berasa pengen balik ke jaman 1990 han, saat nonton film ini diputer di TV Swasta Nasional RCTI dulu satu-satunya yang masuk ke Malang :). Film ini diputernya-biasanya-pas liburan Desember barengan sama Home Alone. Dengerin lagi lagu ini tuh berasa adem damai and pengen ketawa aja, berasa deket sama keluarga gitu secara kalau nonton barengan pasti sambil penuh makanan dan kehangatan keluarga :'( hiyaaa. Ini klipnya :




3. GHOST-Unchained Melody Haduhh pertama kali browsing dan dapetin informasi dari internet kalau Patrick Swayze udah meninggal karena cancer, sedihnya berasa ada yang menohok ke hati. Padahal saudara bukan, apa juga bukan. Tapi gemeter aja tangan dan sedih. Ya ampunnn betapa tampannya dikau dulu. Cakep, pake baju merah/kemeja merah kalau ngga salah waktu adegan dia ditembak mati pencopet yang ternyata suruhan sahabatnya sendiri karena terlibat pencucian uang. 

Nah, terus jadilah si Patrick yang di film GHOST itu berperan sebagai Sam White dan Demi Moore sebagai Molly, yang jaman dulu itu perasaan percintaan antara hantu dan manusia itu udah luar biasa banget. Engga kaya sekarang ada manusia pacaran ama Vampir, Srigala sampai Alien. Aduh...Nah, soundtrack nya yang bikin tambah sedih. Apalagi waktu akhirnya persoalan dunia Sam selesai dan harus kembali ke alamnya, terus bilang I Love You Molly...padahal biasanya Sam selalu bilang "Ditto". Ahhhh...langsung nangis bombay gw. Di HBO Hits masih diputer kok kadang film2 jadul gini. 


4. Top Gun-Take My Breath Away

Gw belum nonton filmnya!!lahhh...???piye toh. Tapi karena suka lagunya pas berkelana di dunia maya kok ya nemu ini lagu dan langsung menjelajah kemana-mana, owh rupanya soundtracknya film Top Gun yang dibintangi Tom Cruise yang masya Allah masih guanteng buanget.. dan belum masuk Scientology pastinya hihihihii. Ini lagunya



5. Push It-Something Borrowed

Lagu ini sebenernya bukan soundtrack dari something borrowed secara keseluruhan dan yang paling pasti ada kontrakdiktif di postingan gw ini. Pertama ini Push It lagu dari tahun 1980 han sedangkan filmnya sendiri diproduksi 2011 kalau ngga salah. Jadi ada adegan dance antara Kate Hudson sama pemeran utama wanita nya dan mereka nge dance nya pake lagu ini. Gw suka dan jadinya nge browsing deh. Eh dapet ternyata ini lagu dari 1980-han. Mundur sepuluh tahun dari judul tulisan ini hihihih. Inkonsistensi. Tapi Whatever lah yah..yg penting enak. Mau denger versi aslinya? browse sendiri ya! Disini kepengen nge post versi yang Kate Hudson'dance-nya 


6. The Time of My Life-Dirty Dancing

Kalau ada yang menilai gw suka Patrick Swayze. yup bener juga. Dan sebenernya lebih ke Richard Gere sich, tapi kalau Patrick tuh gw suka karena peran dia di film GHOST, sampe bertahun-tahun sejak itu film booming gw terus terusan nganggap dia hantu beneran dan enggak tenang kalau engga liat dia maen lagi film setelah GHOST. Dan begitu nemu film ini, sebenernya ini film tahun 1987. Jadi lebih duluan dari GHOST tapi whatever, yang penting gw nemuin lagi film dia yang bikin gw deg degan. Judulnya : Dirty Dancing. Ini soundtracknya : 


7. How Deep Is Your Love – Bird & The Bee (OST Sex & The City)

Jadi kalau Carrie Bradshaw sudah amat sangat pasti bukan 90 han banget kesannya. Tapi jangan salah, pertama kali tayang drama serial booming yang mempengaruhi gaya berpikir dan pandangan gw terhadap laki-laki ini sebetulnya diproduksi tahun 1998. Dan jangan salah, soundtrack nya berasal dari 1970 han malah dari Bee-Gees. Nah lebih tua lagi kan, tapi karena lagu bagus jadinya everlasting. Engga kaya sekarang..Mungkin gitu lagu dari band sekarang masih didengerin kira kira 5 tahun lagi aja? sangsi gw. Apalagi ama anak kita nanti. Tapi lagu2 jadul, dari era emak gw gadis sampe gw sekarang udah lewat dari dewasa, masih juga enak didengerin...karena dulu tanpa bumbu dan kepentingan industri, tapi pure...musikalitas dari hati. Ini dia : 


Thank You yaah...:) Akhirnya bisa juga nulis sampe selesai dan enggak menggantung.