Senin, Oktober 15

Episode Lagu dan Aku 


Kenapa aku suka Iwan Fals..hmm kenapa ya…bagiku lagunya itu bukan sekedar lagu. Tapi gambaran hidup manusia kebanyakan yang tidak mau mengakui  hidupnya seperti itu.


Tidak mau mengakui. Bahkan kadang pura pura tidak menyukai, padahal mereka asalnya seperti itu.


Dan bahkan lagu Bang Iwan banyak menginsipirasiku untuk bisa bahagia di dalam dunia ciptaanku sendiri. Kadang sedih kadang gembira, semua tidak ada yang mengerti. Tapi aku bahagia sekali dengan dunia ciptaanku itu. Hanya aku yang bermain sendiri disana.


Yah, bukan sekali dua kali aku mendengar orang menyebutku autis..


Dari kecil aku seperti itu. Senang menyendiri, tapi juga bukan berarti anti sosial. Aku cenderung lebih senang dengan orang yang bersikap harus sesuai bayanganku. Bentuk cerita yang aku buat dalam panggungku sendiri.


Terutama laki-laki. Ya laki-laki. Kadang aku ini heran sekali, sering ya, aku menemukan cerita ku dengan laki-laki itu, ya tidak sering sich….berjalan sesuai dengan lagu yang aku suka, atau novel yang aku baca atau cerita yang kukarang di diaryku. Aneh kan..? seperti semua berjalan sesuai dengan apa yang ku skenariokan…memang betul, kalau ada sebutan atau istilah drama queen, sebenernya aku nomor satu.



Nah ya, saat ini aku sedang mendengarkan lagu Iwan Fals, yang judulnya “Nona” dari tahun 1980-han. Aku emang anak 80-han. So what? Masa remajaku kuhabiskan di tahun 90-han. Masa jaman telenovela lagi booming dengan lipstick tebal kasandra. Yang kalau dipake membuat bibir keliatan baru nyedot darah. Kalau di jaman sekarang ada vampir cakepnya seperti dewa tapi bibirnya enggak merah, uhhh…salah banget tuh, jamanku dulu,memang enggak ada tren manusia pacaran sama vampir, tapi bibir kami semua para ceweknya, keliatan 
happening banget kalau pake lipstick dengan warna semerah darah itu.


Sekarang sedang beranjak ke lagu “ Ujung Aspal Pondok Gede”


Merinding aku dengar lagu ini.. Aku pernah 4 tahun tinggal di Pondok Gede. Bukan Pondok Gede yang sesuai persis dengan gambaran Bang Iwan di lagu ini. Pondok Gede tempatku tinggal sudah pondok gede yang amit amit macetnya dan sangat membuat frustasi orang-orang yang harus sampai di kantor sebelum jam 9.
Kembali ke soal lagu Nona tadi ya..


Dalam setiap hubunganku dengan laki-laki memang betul selalu berjalan sesuai dengan lagu yang sedang aku sukai…sebelum flash back, aku mau cerita sebentar.

Separuh Hidupku Berjalan Sesuai Sugesti


Detik aku menulis ini aku masih mendengarkan lagu bang Iwan. Masih kok…seperti bercakap cakap dengan bayanganku sendiri. Seperti tersenyum dan bahagia dalam dunia yang orang lain susah mengerti. Gini loh…bukannya aku ini aneh ya..mungkin memang bagi yang tidak mengerti, bagi yang mungkin sangat otak kiri, dan kemasukan asupan nutirisi yang super duper kimia dan membuat perkembangan otak kiri lebih berfungsi, aku ini termasuk golongan aneh. Karena terlalu imajinatif, bahkan mungkin anti sosial, dan menganggap dunia luar dan realita salah dan dunia khayalanku yang benar.

Sebenarnya bukan itu. Aku engga anti sosial. Buktinya aku bekerja. Sejak lulus dari kampus tercintaku di Malang, aku ini alhamdulilah selalu dimudahkan Allah untuk mencari rezeki lewat bekerja. Kalau aku anti sosial mungkin aku bergabung saja dengan jamaah apa gitu terus merencanakan terror bom karena aku menganggap dunia luar terlalu kejam dan perlu dibinasakan karena semua menentang norma.


Ya, betul, aku merasa aku mungkin selalu dianggap tidak normal di tengah nilai normal yang betul bagi realita. Makanya somehow, entah kenapa aku tetap lebih bahagia, ketika aku masuk membuka pintu ajaibku, dan aku tenggelam dalam duniaku itu. Dunia sugesti, imajinasi, dunia khayal dimana aku benar-benar pemainnya dan menjalankan skenarioku sendiri.


Saking kuatnya aku menjalankan skenarioku itu, beberapa diantaranya kadang bercampur dalam pribadiku yang lain dalam dunia nyata.


"Hmm, kayanya enggak, karena menurut yang kuketahui dari internet, kumpulan definisi kepribadian ganda itu begini : “Pemecahan kepribadian atau sering juga disebut kepribadian ganda, atau juga lebih terkenal dengan nama alter ego. Merupakan suatu keadaan di mana kepribadian individu terpecah sehingga muncul kepribadian yang lain. Kepribadian itu biasanya merupakan ekspresi dari kepribadian utama yang muncul karena pribadi utama tidak dapat mewujudkan hal yang ingin dilakukannya. Dalam bahasa yang lebih sederhana dapat dikatakan bahwa ada satu orang yang memiliki pribadi lebih dari satu atau memiliki dua pribadi sekaligus. Kadang si penderita tidak tau bahwa ia memiliki kepribadian ganda, dua pribadi yang ada dalam satu tubuh ini juga tidak saling mengenal dan lebih parah lagi kadang-kadang dua pribadi ini saling bertolak belakang sifatnya"

Serem ya?

Jadi kesimpulannya kalau memang alter ego aku yang membuat aku nyaman karena kepribadianku yang asli tidak dapat melakukan sesuatu yang kuinginkankan, berarti positif aku harus ke psikiater..



Tidak…aku tidak sakit jiwa,


Aku insya Allah justru yakin, kepribadianku satu. Hanya mungkin emosiku amat sangat fragile sehingga sangat mudah diserang dan rentan di dunia nyata, Sehingga aku lebih merasa amat sangat bahagia dalam duniaku sendiri itu.


Dunia sendiri apa sich Nggi?


Bukan dunia lain, dunia kartun, atau dunia dongeng.Tapi dunia dimana aku benar-benar bahagia disitu. Semua hidup. Semua saling berkaitan. Semua pemainnya kukenal dan ramah baik dan bahagia. Diiringi setiap lagu yang kudengar makin membuat ramai dan simfoni indah dalam dunia yang membuat aku sungguh tersenyum.Dan aku itu bener2 sinetron banget kalau lagi dalam duniaku itu. Dulu waktu kecil aku tidak bisa mengendalikan , kadang kubawa drama dalam duniaku itu ke dunia nyata. 


Alhasil aku dijauhi teman-teman. Ah, menyedihkan ya? dulu sich waktu kecil, karena setiap aku merasa bahwa aku tidak sesuai dengan mereka, dan mereka tidak bisa mengerti jalan pikiranku, aku memilih untuk menyendiri saja. Kadang cari ruang kelas yang kosong, atau naik ke atas pohon. Hihihi...macam monyet saja aku ini. Tapi I did that. Aku melakukannya mungkin karena waktu kecil aku tidak tau bagaimana membawa diri. Atau mungkin karena memang saat di atas pohon atau di ruang kelas yang kosong itu aku lebih nyaman dengan duniaku. 


Ada quotes yang pernah kubaca katanya yang paling sulit adalah masa anak-anak, dan remaja. Saat kejadian bullying- pengucilan, ejekan2 eh itu semua termasuk definisi per-bully-an yah..Populer tidak populer, badan gendut atau kurus, si cantik dan si jelek, si pintar si bodoh, si kelompok pupuler atau si kelompok yang dianggap kampungan. Nah semua itu ada di jaman sekolah.


Saat ini kondisiku baru saja ditinggal again, lagi-lagi oleh laki laki yang ugghh…gimana ya..penipu lah mungkin gambaran singkatnya. Tapi dengan aku mendengar lagu Nona, itu, yang liriknya menggambarkan seorang pria yang menyesal meninggalkan seorang wanita yang ternyata wanita itu baik dan istimewa banget. Nah aku sugestikan saja bahwa, laki-laki yang baru saja terlibat denganku itupun akan menyesal dan merasakan penyesalan sama seperti lelaki yang diceritakan Bang Iwan dalam lagu Nona.Dan biasanya terjadi….:) Sugestiku kuat sekali. Asal kamu tau…separuh hidupku berjalan sesuai sugesti 


Astagfirullah…enggak ya..aku enggak segila itu..meski suatu saat orang dari lingkungan terdekatku pernah menyarankan aku ke psikiater karena katanya aku sudah sakit jiwa kronis…Nah..bagian ini agak menyakitkan tapi kupending saja dulu yah..bagiku…hmm..agak enggak penting untuk kumasukkan dalam sub judul ini.




Hadapi Saja

Yang sudah milikNya bukan milik kita lagi
Tak perlu menangis sedih..Tak perlu sedu sedan itu..
Hadapi saja....

ambil hikmahnya ambil indahnya
cobalah menari cobalah bernyanyi cobalah mulai detik ini
hadapi saja

wajahnya terus terbayang, berjumpa di mimpi...

wajahnya terus terbayang...

Kalau lirik lagu ini berhubungan dengan kepergian ORANG YANG PALING KUSAYANGI DI DUNIA SELAIN IBUKU, yaitu AYAHKU....

orang yang demi nya aku rela apapun, bahkan membuat diriku sendiri mati...sungguh enggak lebai... Tapi memang itu lah kecintaan aku pada almarhum ayahku .


Ah kita lewatkan aja dulu babak ini yah...enggak tahan nangis ntar...aku ini kelenjar airma tanya fragile banget, terutama yang berhubungan dengan soal ayah atau ibuku. Wah jangan tanya deh, jangan kata inget mereka yang sedih, atau inget ketika satu satunya pria yang tidak pernah menyakitiku pergi....tuh kan nangis ah udah ah..


SKIPPPPPPP

Ayo kita cerita yang lain...jadi begini...

aku ini lancar sekali menulis kalau lagi sedih...segala macam puisi prosa, atau bahkan rangkaian kata kata yang enggak penting bisa jadi tulisan yang kata orang sich lucu...aneh,, aku nulisnya sambil nangis bombay tapi nyampenya ke tangan pemirsa malah lucu...

mungkin karena aku terbiasa berkata kata dengan bahasa baku dan kalimat kalimat yang mungkin terlalu 90 han kali yah...sementara yang kuhadapi sekarang adalah pemirsa ABG yang menulisnya cara alai,  sementara aku ini sangat baku...jadi mungkin ketangkepnya sama mereka lucu...





Tidak ada komentar :

Posting Komentar