Senin, Mei 24

Antara Tekanan Batin atau Asma

Antara Tekanan Batin atau Asma

Bekerja di kantor ini membuatku lebih banyak menghela nafas berat
kedengerannya kelihatannya jadi seperti campuran antara asma atau kepenuhan asap rokok
Ah tidak juga
meski aku peroko tapi bukan kaliber berat
Tidak
Aku bukan jenis peroko yang kelimpungan ketika batang terakhirnya habis
dan buru buru lari ke warung samapi rela engga makan asal meroko

Tidak
aku biasa biasa aja

social smoker boleh dibilang
saat saat tertentu yang sekiranya nyaman buatku aja aku menghisap batang beracun itu

Aku juga bukan jenis manusia yang lebih rela enggak makan daripada engga meroko
Gila aja..
enggak lah

So..
jelaslah,
Helaan nafasku yang berat bukan karena asap roko

tapi lebih karena tekanan batinku

Bekerja di kantor ini bukannya membuatku semangat
Tapi neraka kurasakan dari hari senin-jumat

Bukan waktunya lagi aku untuk lebih mempertimbangkan kebutuhan materi tapi batinku tersiksa

umur sudah pendek
usia sudah maju
dunia makin tua
hidup sebentar
masa dihabiskan juga dengan hidup yang sama sekali tidak membuatku bahagia

Biar saja..aku masih sendiri ini
apaoun yang kulakukan sebenarnya tidak beresiko
tidak melibatkan nyawa dan hidup orang lain
Hanya hidupku sendiri

Yang penting aku tidak mau menghela nafas berat lagi
tidak mau menangis di depan komputer lagi
tidak mau bertanya tanya apa salahku lagi
tidak mau terus dipermalukan lagi
biar saja.

aku mau menikmati kebebasan dan hidupku sendiri

aku tidak mau menghela nafas berat lagi

Tidak ada komentar :

Posting Komentar