Rabu, Februari 27

Surat Untuk Jodohku

Dear jodohku..

Kamu dimana...
kemarin kupikir kamu jodohku
ternyata bukan..
aku sering bertemu dengan orang yang salah yang kuyakini itu kamu dan ternyata bukan...
dear jodohku,
katanya kita akan bertemu di saat yang tepat..
tentu pertanyaanku dan pertanyaanmu sama..
kapan?

untuk menjawabnya perlu lebih dari sekedar logika, perhitungan, bahkan hati dan perasaan..
ketika sampai pada pertanyaan itu jawaban yang paling melegakan..setidaknya denial ya...padahal enggak lega lega juga sich..adalah

serahkan sama Tuhan...

Dear jodohku..

Memang Tuhan yang Maha tau jawabannya..
bahkan di saat kemarin aku berhenti untuk bertanya kapan dan kapan
Tuhan mempertemukan dengan mu, yang kukira jodohku dan lagi lagi bukan..
kata orang juga..semua yang pernah jadi pasangan kita itu adalah jodoh kita.jika berlanjut ya itulah kamu jodoh..jika putus, berarti usiamu pendek jodoh...begitu...

kadang aku yakin..
kadang aku tidak yakin..
kadang aku berharap
kadangnaku tidak berharap..

Dear jodohku..
Semoga kamu memang ada
jodoh yang aku ingin berlanjut sampai tua
sampai benar benar dipisahkan oleh kematian seperti ibuku saat ditinggal ayahku tercinta..

Jodohku..
Aku tidak mau itu kamu, dia atau siapapun..
aku sudah berhenti mendikte pada Tuhan untuk memberi kamu seperti ini dan itu, seperti si ini dan si itu.. tidak..

Aku sudah tenang kemarin dalam ikhlas tentu saja level ikhlasku..

Dear jodohku..
Aku yakin kamu baik baik disana
sedang terlipat dalam dimensimu
sedang macet dalam jalanmu menemukanku
aku juga tidak akan diam dan berhenti dalam waktu ku
aku akan mencarimu
dan ridho Allah pasti akan mempertemukan kita..

Tenang ya jodohku..
kita pasti akan ketemu..
karena tulang rusuk tidak akan tertukar...

Dan menemukan pemiliknya...

Ariel dan Sajadah Panjang

Enggak sengaja nemuin lagu ini di youtube....di denger denger kaya suaranya Ariel, manusia tampan yang senang perempuan yang katanya terlalu memuja diri sendiri :) 



Nasihat Bijak yang Datang Terlambat

Kembali Tersungkur Hamba


Antara terlambat atau gengsi mengakui kebenarannya

Sungguh nasihatnya sebenarnya betul sekali
Jangan pernah memframe-kan (apa sich bahasa yang benar?) 


Sederhananya 

Jangan suka membuat nilai sendiri dalam benak kita dan berharap orang lain bertindak sesuai dengan frame yang kita buat... 

Kucoba bertanya pada manusia tak ada jawabnya...
Aku bertanya pada langit namun langit tak mendengar...


Jumat, Februari 22

Berkelana dengan Pintu Kemana Saja


Ih,,,,ini bukan lagunya Rhoma Irama yang tahun 1980 sekian kalau ngga salah..judulnya sama berkelana...hihihi...

Kakaku tuh suka banget filmnya Rhoma, padahal dia anak metal sejatinya metal se metal metalnya..

Berkelana di dunia maya dengan pikiran dan kebahagiaanku...

Itu topik ku hari ini...

Aku menulis sejatinya untuk bercakap cakap dan bermain dengan dunia dan pikiranku sendiri..

Yah kalaupun ternyata dibaca orang dan bermanfaat ya alhamdulilah..

Syukur syukur ternyata malah memberi inspirasi..

Engga munafik..pengen sich dikomenin...tapi ngga juga ngga apa-apa..

Lagipula bagiku menulis dari dulu lebih ke pelarianku dari dunia nyata yang sedikit tak ramah...

Jika aku merasa dunia nyata sedang tak ramah...Maka aku menulis diiringi lagu...dangdut banget yaa?? (temenku pernah bilang gitu..katanya: Nggi, lagu apapun yang kamu nyanyiin, dari Genre apapun kok jatuhnya jadi dangdut...#sigh) 

Saat aku nulis ini, dikupingku lagi nyanyi Ari Lasso dengan kamulah satu satunya. Sudah kuposting di tulisan galauku sebelumnya..yang judulnya kompilasi soundtrack hari ini  kugabungkan dengan lagu yang lain...lagi denger lagu lagu itu sebenernya..nyambung dan emang berasa itulah soundtrack ku hari ini.

Dari kemarin mellow mulu..Entah kenapa. Padahal janji di tahun 2013 yang sudah sampai tanggal 22 ini aku pengen jadi better person yang enggak sembarangan mellow mellow lagi, tapi 2 hari ini mendadak lagi kambuh..

Pertamanya enggak jelas ujug ujug aja pengen browsing tentang kecelakaan pesawat #Adamair yang jatuh dulu di Selat Majene Sulbar tahun 2007 pas tahun baru

Aduh....perasaan tercampur aduk..antara sebenernya pengen naek pesawat tapi nyadar kalau harga murah keselamatan nomor 2...tapi naek kereta juga kelamaan... Iya hometownku di Malang kan, kota yang amat sangat kucintai...karena disana Ayahku dimakamkan....Ayah yang paling kucintai segenap hatiku...jiahhhh nangis lagi deh,,

Udah ah...balik lagi ke berkelana..


Jadi 2 hari ini ujug2 mellow gara gara browsing itu dan seperti biasa saat kurasakan dunia nyata sedang tak ramah biasa berhamburan imajinasi dan ideku, berlompatan dari satu waktu ke waktu lain, gampang banget merangkai kata dari yang murahan, picisan sampai terkesan intelek dalam satu tulisan...

Itu gayaku emang kalau sedang ingin dan enggak mau ada di dunia nyata...

Balik ke tahun 1990 han adalah saat damaiku...

Untung ada Youtube...
Untung ada internet...
Terutama dengan Youtube dan Internet itu bagiku seperti

Berkelana dengan pintu kemana saja /pintu ajaib-nya Doraemon..

Binggo...kudapat judulku hari ini.

Yup berkelana dengan Pintu Kemana Saja....


Nah...yang ada dikupingku bolak balik detik ini adalah " Cukup Siti Nurbaya" dari Ahmad Dhani tahun 1993-1995 gitu aku lupa..

Yang pasti saat itu aku SMA...denger lagu ini detik ini...di kantor hari jumat bolong dimana orang pada sholat jumat dan kubik sepi....kok malah bikin paerasaan ga karuan...pengen rasanya sekolah lagi..

Lhooooo...

Jaman sekolah dulu malah pengen cepet kerja, khayalanku waktu SMA tentang dunia kerja selangit waktu itu..

Dan bertahun tahun kemudian, khayalanku itu satupun tidak kesampaian hihihihi...kecuali satu hal
Dari SMA sampai sekarang kegemaranku menulis tidak pernah berubah....

Kalau dulu Diary dalam bentuk kertas yang mungkin rusak segalanya kena air sedikit saja...tapi tersimpan rapi dalam lemari..

Kalau hari ini, Diary dalam bentuk Digital yang tersimpan rapi dalam server website dan bisa saja tersimpan untuk puluhan tahun mendatang dan dibaca entah siapa saja... 

Yang konvensional kerahasiaannya terjaga tapi rentan rusak...

Yang moderen dijamin tidak rusak karena disimpan dalam bentuk kode digital yang bisa disimpan puluhan tahun kemudian tapi kemungkinan dibaca orang sangat terbuka....

Perasaan, hati bahkan mungkin aib kita menjadi setransparan aquarium.. 

Kompilasi Soundtrack Hari ini

Selalu Denganmu, Pupus, Kamulah satu satunya

Mungkin bila ku tak lekas cepat emosi
Pasti bersamamu malam ini

Ku jadi sendiri, lalui malam yang terbiasa....
Selalu denganmu....
Nikmati waktu, habiskan malam...
Selalu berdua...
Hari hari Indah...

Mungkin bila engkau tak emosi...
Pasti bersamamu malam ini...


Meski kau takan pernah tau...
Baru kusadari cintaku bertepuk sebelah tangan...
Kau buat remuk...
seluruh hatiku....

Desir desir mimpi isyaratkan legit di dunia
Kamulah satu-satunya yang ternyata mengerti aku..
Maafkan aku selama ini yang sedikit melupakanmu...
segala santun yang kau endap di jiwaku
tak terhisap dulu kini


Laras Hati Alirkan diri kembali
Membujur tubuhku
sejuk pangkuan dirimu
tak ingin terbungkus penyesalan..

Kamulah satu satunya yang ternyata mengerti aku...
Segala denyut nadi memanggil
Kamulah satu satunya
Kamulah satu satunya...
Kamulah satu satunya...


Rabu, Februari 20

Antara Venice dan Jakarta OMG!

Pertama kali lihat film Chasing Liberty  tahun 2004 baru benar benar ngeh tentang Venice tadinya cuma tau kalau Venice mirip mirip Banjarmasin lah kalau di Jakarta. Jadi Venice itu menurut mbah google dan wikipedia yang sekilas kubaca tadi adalah kota dengan penduduk yang tidak terlalu banyak dan terletak di Italia bagian Selatan. Transportasi utamanya menggunakan semacam kano dan satu tempat dengan tempat lain dihubungkan dengan moda transportasi air dengan kano. 

Ditambah dengan film The Tourist tahun 2011 , yang dibintangi Angelina Jolie and Johnny Depp, dan disitu makin banyak view Venice yang makin bikin gw seneng. Kayanya bikin merinding gimana gitu liat kotanya. Jadi berasa sedih sendiri, kebayang kalau di Jakarta bisa begitu... kita boro boro ada transportasi air yang bisa nyaman dikendarai terus cool dibuat foto foto pre wed, lha wong, jalan deket kali Ciliwung, Kali Sunterm atau misalnya yang deket aja di sekitar Manggarai Setiabudi, baunya udah bikin ilfil aja. Belum lagi ngebayangin kalau Pemkot DKI nekat gitu bikin transportasi air terus kita naek dan melihat sesuatu yang mengambang disana #arggghhh ngga sanggup ngebayanginnya. 

Terus yang bikin gw mendadak bikin artikel ini karena dengerin lagunya Kahitna di Youtube di tengah gempuran happeningnya Harlem Shake, gw dengan cueknya melawan arus dengan browsing Kahitna hihihihi, nah akhirnya terinsipirasi lah bikin ini. 


Iya, jadi kota Venice ini gw ngebayanginnya sebagai tempat yang super romantis dimana kalau kita jalan bergandengan tangan dengan pacar/kekasih/suami kita apa suami orang lohhhhh....hehehe...itu kebayangnya gimana gitu..dari gang ke gang juga bersih, rapih, enggak banyak puntung rokok, bau tak sedap polusi apalagi dari penjual bakmi (kok jadi berima gini kalimat gw)

Atau kalau ngga mau jalan juga gapapa, karena transportasi nya yang dihubungkan dengan kano, si kano ini gw ngebayangin dari film dan dari google itu kaya becak gitu kalau di kita ya, tawar menawar dulu, terus dibayar sesuai kesepakatan. Kano yang biasa sampai kapal kecil kaya yang dipakai Angie di the tourist :) 

Nah, gimana ya apa mungkin Jakarta dihubungkan dari satu tempat ke tempat yang kebetulan terlintasi air gini dengan moda transportasi air sampae seenggaknya mirip Venice?